Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Komunikasi Sehat Bicara dengan Berani, Mendengar Dengan Hati pada Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah
DOI:
https://doi.org/10.70285/h76pdk88Keywords:
Komunikasi Sehat, Komunikasi Asertif, Komunikasi Empatik, Siswa Sekolah Dasar, Pembentukan KarakterAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan komunikasi yang sehat pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah melalui pendekatan bicara dengan berani dan mendengar dengan hati. Komunikasi sehat menjadi keterampilan penting bagi anak usia sekolah dasar untuk membangun hubungan sosial yang positif, menghindari kesalahpahaman, serta menumbuhkan rasa empati dan saling menghargai. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 24 September 2025, dengan melibatkan siswa kelas IV hingga VI. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan interaktif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, dan permainan peran (role play) yang menekankan pada praktik komunikasi asertif dan empatik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengekspresikan pendapat dengan sopan dan percaya diri, serta meningkatnya kemampuan mendengarkan dengan empati. Guru pendamping juga mencatat adanya perubahan positif pada interaksi antarsiswa di kelas. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan komunikasi asertif dan empatik dapat membentuk pola komunikasi yang sehat, harmonis, dan berperan dalam pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Arsyah, M., Poernomo, A. M., & Ruhimat, R. (2025). Pengaruh pendekatan komunikasi empatik dalam bimbingan konseling terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi, 3(2). https://jurnal.stikes-ibnusina.ac.id/index.php/SABER/article/view/2607
Martoredjo, N. T. (2014). Keterampilan mendengarkan secara aktif dalam komunikasi interpersonal. Humaniora, 5(1). https://media.neliti.com/media/publications/167053-ID-keterampilan-mendengarkan-secara-aktif-d.pdf
Nainggolan, R. B., Sipahutar, M. A., Sihombing, L., & Sipahutar, M. (2023). Peningkatan kemampuan komunikasi yang empatik dan asertif melalui bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi (ceramah). JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 10(02). https://doi.org/10.21009/JKKP.102.02
Pambayun, E. L., Sugiarto, Raujanah, A. K., Chaeruddin, T. D., & Hindia Sari, M. (2024). Komunikasi empatik berbasis pendidikan Islam pada program GCKI dalam penanganan kasus bullying di SMA Bogor. Syaikhona, 2(2). https://jurnal.stainidaeladabi.ac.id/index.php/syaikhona/article/view/261
Zahro, F., & Augusta, S. S. (2024). Komunikasi empati untuk mengurangi kasus bullying pada siswa. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(1). https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/download/742/666/2575

